Pangdam V Brawijaya Tegur Keras Surabaya Raya, Kepala Daerah Diminta tak Banyak Drama Dalam Tangani Covid-19

11

SURABAYA – Pangdam V Brawijaya, Walikota Jenderal TNI Widodo Iryansyah meminta kepala daerah di Surabaya Raya yaitu Wali Kota Surabaya, Bupati Sidoarjo, dan Bupati Gresik yang lebih bersungguh-sungguh sebagai wabah Covid-19.

Widodo menyampaikan hal ini karena melihat sampai saat ini kurang dari keseriusan para kepala daerah sehingga jumlah kasus Covid-19 sebaliknya terus meningkat.

“Saya meminta untuk menyelesaikan masalah Covid ini jangan hanya pakai data, fakta atau drama dan sebagainya. Mari kita semua nyata,” tegas Pangdam kompilasi memberi arahan dalam pertemuan kerjasama PSBB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Menurutnya, selama ini upaya yang dilakukan TNI dan Polri dalam penanganan Covid-19 seperti biasa karena tampak seperti tidak ada keseriusan dari pemerintah daerah.

Dia mencontohkan, tidak ada aturan tegas dari Perwali atau Perbup yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19. 

Memperbaiki, Kompilasi terjadi Hanya diperingatkan Biasa dan salah yang sama akan diulang kembali oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, penerapan kampung tangguh juga dapat dilakukan masih masif yang dilakukan oleh pemerintah daerah padahal itu bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tangguh menghadapi virus.

Seperti menjawab di RW 8 salah satu kampung di Gresik yang masih menjadi zona hijau padahal diminta oleh kampung yang sudah zona merah.

“Apa yang Diperoleh TNI-Polri kami berikan semuanya. Maka, berilah aturan Perwali dan Perbup dengan tegas dan kami siap mengawal. Masyarakat susah didisiplinkan padahal sangat mudah untuk mengurangi covid-19, gasuah lain-lain, ”katanya.

Laman: 1 2 3

You might also like
close